Home News   Apa Itu New Normal dan Panduannya Untuk Menjalaninya

Apa Itu New Normal dan Panduannya Untuk Menjalaninya

Jun 8, 2020

Pemerintah Indonesa melalui Achmad Yurianto sebagai juru bicara menghimbau masyarakat untuk tetap produktif. Jakarta pun sudah melonggarkan PSBB per-tanggal 8 Juni 2020. Artinya, Jakarta sekarang ini sudah mulai memperbolehkan bisnis bekerja walaupun dengan berbagai peraturan.

Hal ini dianggap menjadi transisi untuk masyarakat beradaptasi untuk menjalasi new normal. Lalu apakah new normal itu? Kemudian apa saja panduan untuk beraktivitas di era new normal? Simak Artikel di bawah ini ya!

Baca Juga: Weekly Grammar: Memahami Perbedaan antara Must, Have To dan Should

Arti New Normal

Di lansir dari Tirto.id, new normal yang disebutkan pemerintah merupakan cara hidup beradaptasi yang membudayakan hidup bersih dan sehat. Jadi new normal atau normal yang baru adalah sebuah perubahan perilaku agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. Dalam menjalankan PSBB transisi untuk normal yang baru itu pun sudah disiapkan berbagai macam protokol agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah.

Apa saja protokol tersebut?

Rumah Ibadah

  • Maksimal peserta ibadah adalah 50% dari kapasitas.
  • Menjaga jarak 1 meter antar orang lain.
  • Membersikan tempat ibadah dengan desinfektan sebelum dan setelah ibadah.
  • Tempat ibadah harus tutup kembali setelah selesai digunakan ibadah rutin.
  • Peserta ibadah di Masji dan Mushola harus membawa sajadah sendiri dan kantong plastik untuk membawa alas kaki mereka.

Klinik Kecantikan

  • Jumlah tamu maksimal 50% dari kapasitas.
  • Tamu wajib menggunakan masker. Sedangkan untuk pegawai klinik wajib memakasi masker dan sarung tangan.
  • Wajib membersikan tempat dan peralatan dengan desinfektan setelah dipakai satu tamu.

Jasa Usaha Makanan dan Minuman

  • Jumlah pengunjung dan karyawan maksimal 50% dari kapasitas.
  • Makanan haru disajikan secara a la carte (tidak boleh prasmanan).
  • Mendorong pelanggan untuk melakukan pembayaran secara cashless. 
  • Penyajian yang seperti RM Padang diganti menjadi non-prasmanan.

Fasilitas Olahraga Outdoor, Taman dan RPTR

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Pengunjung dikhususkan untuk warga setempat.
  • Fasilitas tidak diperbolehkan untuk anak usia 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia.
  • Tidak boleh berkerumun lebih dari 5 orang.

Pasar Rakyat

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Menyediakan sarana dan prasarana pendukung pencegahan penyebaran Covid-19.
  • Menghimbau pembeli untuk melakukan transaksi cashless. 
  • Jam operasional pukul 06.00-14.00.
  • Mempunyai alur pintu masuk dan keluar yang berbeda.

Perindustrian

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Wajib mempunyai klinik atau RS rujukan.

Museum

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Dibuka selama jam normal.

Tempat Rekreasi dan Kebun Binatang

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Fasilitas tidak diperbolehkan untuk anak-anak dan ibu hamil.

Kendaraan Pribadi

  • Kendaraan diisi dengan maksimal 50% kapasitas.
  • Kendaraan dapat diisi 100% jika memiliki KTP dengan alamat yang sama (1 KK).

Kendaraan Umum

  • Jumlah pengguna maksimal 50% dari kapasitas.
  • Memberlakukan jarak 1 meter untuk antrean penumpang
  • Membersihkan kendaraan dengan desinfektan secara rutin
  • Presentase layanan angkutan umum menyesuaikan aktivitas utama.

Prasarana Olahraga Outdoor (GOR, Stadion, dll)

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Tidak melaksanakan kegiatan yang mendatangkan penonton.

Pusat Perbelanjaan, Retail dan Pertokoan

  • Jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
  • Toko melakukan pengukuran suhu tubuh pada pengunjung sebelum memasuki tempat belanja.

New Normal

Panduan Menjalani New Normal

#1 Menerapkan Physical Distancing

Ketika melakukan kegiatan sehari-hari, pastinya tidak terhindar dari bertemu orang lain. Nah, seperti protokol yang sudah diatur pemerintah, untuk semua antrean memberlakukan jarak 1 meter. Kamu pun harus menerapkan jarak 1 meter ini saat sedang berjalan maupun saat beraktfitas di kantor. Menjaga jarak saat di lift pun juga sangat diwajibkan.

#2 Mencuci Tangan Sesering Mungkin

Jika sebelum adanya virus ini mencuci tangan merupakan hal yang jarang kamu lakukan, sekarang waktunya kamu merubahnya! Tempat-tempat makan dan akses umum sudah disediakan tempat mencuci tangan untuk masyarakat umum, jadi tidak ada alasan untuk kamu tidak melakukannya. Mencuci tangan secara berkala dapat menghilangkan bakteri dan virus yang menempel di tangan terutama jika kamu habis melakukan aktivitas.

#3 Menggunakan Masker

Yes, mask is now the new fashion item! Pakai masker di mana pun dan kapan pun terutama jika kamu ada di luar rumah. Kegunaan dari memakai masker adalah mencegah air liur atau droplets hinggap di permukaan dan membuat penyebaran virus makin besar.

Masker yang bisa digunakan pun tidak harus berupa masker rumah sakit. Kamu bisa memakai masker kain. Yang penting masker memiliki kualitas untuk mencegah droplets. Masker kain pun sudah banyak dijual dengan model yang sesuai dengan selera kamu!

#4 Membawa Hand Sanitizer

Jika pada awal pandemi hand sanitizer menjadi barang yang susah ditemukan, sekarang sudah tidak. Berbagai macam brand sudah membuat hand sanitizer. Kamu pun bisa membuat sendiri di rumah. Maka dari itu dalam menghadapi new normal, kamu wajib membawa barang ini kemana-mana. Hand sanitizer dapat digunakan untuk membersihkan tangan kamu jika sedang tidak ada air dan sabun di sekitar kamu.

#5 Diam di Rumah Jika Sakit

Jika kamu sedang merasa tidak enak badan, demam apalagi batuk, ada baiknya kamu berdiam diri di rumah. Karena jika dipaksakan untuk beraktifitas kamu bisa mudah terjangkit virus atau bahkan menyebarkan virus.

Baca Juga:  Meeting Online: Bagaimana Cara Membuatnya Lebih Efektif?

Berikut pengertian dari new normal dan panduan untuk menghadapinya. Hal terpenting adalah selalu menjaga kesehatan. Rutin lah berolahraga dan konsumsi makanan dan minuman sehat agar imun tubuh sehat selalu.

New normal pun akhirnya menghadirkan opsi-opsi lain dalam beraktifitas termasuk dalam belajar. Sekarang ini kamu tidak perlu repot belajar ke tempat les jika ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Gabung ke WSE GO (Wall Street Goes Online), di sana kamu bisa belajar online bersama Native English Teacher berpengalaman. Gabung sekarang dengan klik di sini!

Baca juga artikel menarik lainnya

Contoh Undangan Pernikahan dalam Bahasa Inggris yang Unik

Dec 5, 2020

Undangan pernikahan memang perlu dipikirkan secara matang. Mulai dari konsep, design, jenis tulisan, bahkan juga…

Even Though: Definisi, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan

Dec 4, 2020

Dalam bahasa Inggris kita mengenal kata sambung sebagai pemisah antar kata atau kalimat. Banyak sekali…

OK Boomer, Baby Boomer: Pengertian dan Kenapa Bisa Viral?

Dec 3, 2020

Setiap generasi pastinya memiliki sebutannya masing-masing seperti: Millenials, Gen X, Gen Z, dan juga Baby…

Selamat datang di
Wall Street English

Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis dan keuntungan lainnya!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi (021) 526 6370

  • (Pilih 1)
  • (Pilih 1)
WhatsApp Kami