Home Lifestyle   Mengenal Apa Itu Toxic Positivity dan Dampak Bagi Kesehatan

Mengenal Apa Itu Toxic Positivity dan Dampak Bagi Kesehatan

Jul 14, 2020

Mungkin kamu sudah sering mendengar istilah toxic positivity. Istilah ini memang sedang populer belakangan ini. Banyak juga dari psikolog dan psikiater yang sering membahas istilah ini di media sosial. Namun, apakah kamu sudah mengerti definisi dan dampak bagi kesehatan kita? Yuk, kita bahas di artikel ini!

Baca Juga: Yuk, Belajar Simple Present Tense (Pengertian, Rumus, dan Contohnya)

Apa Itu Toxic Positivity?

Mengutip dari Refinery29Toxic Positivity adalah sebuah konsep yang fokus dengan hal positif dan melupakan atau menolak hal yang memicu emosi negatif. Jika ingin dijelaskan, toxic positivity ini sering digunakan untuk membuat orang lain melupakan masalah dengan ujaran seperti “tetap semangat, yang penting positif dulu”.

Dr. Jiemi Adrian menjelaskan bahwa istilah ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang terus menerus menyarankan orang lain untuk melihat sisi baik dari suatu masalah. Hal ini dilakukan tanpa menimbang lagi apakah mereka pernah ada dalam situasi yang sama. Kemudian orang tersebut tidak membiarkan teman yang tertimpa masalah untuk meluapkan emosi atau cerita.

Ilustrasi dari Toxic Positivity

Terdapat banyak kasus dari toxic positivity. Hal ini pun pasti sering terjadi pada kamu di dunia kerja maupun sekolah. Salah satu contohnya adalah ketika seseorang sedang mengalami kesulitan dalam pekerjaan dan bercerita kepada temannya. Kemudian sebelum menggali lagi detil cerita dan menanyakan perasaan yang dirasakan orang tersebut, si teman langsung melontarkan kalimat “jalanin saja, bersyukur dan berpikir positif”.

Kata-kata seperti itu seolah mengabaikan perasaan si orang yang bercerita. Hal ini juga membuat orang yang terkena musibah menjadi menutupi emosi negatif karena ingin dinilai lebih positif. Padahal tidak semua orang yang terkena musibah butuh kata-kata positif. Terkadang ada cerita yang hanya butuh didengar saja.

Kenapa Sering Dilakukan?

Barbara Held seorang psikolog dari Bowdoin College menjelaskan dalam NewsweekBahwa kebiasaan untuk tidak mentoleransi orang-orang yang sedang sedih memang sudah ada di dalam budaya kita. Di dalam masyarakat, seringkali kita mengharapkan orang yang sedang berduka untuk segera bangkit dan menjalani hidup yang positif secara emosional.

Dampak Bagi Kesehatan

Mengutip dari Tirto.id, Dr. Jiemi mengatakan bahwa emosi yang dipendam terus-menerus dapat menjadi penyebab dari gangguan psikis. Tidak hanya itu, jika seseorang terus berpura-pura menjadi positif, hal itu bisa menyebabkan sakit fikis atau psikosomatis.

Ia juga menjelakan kalau setiap emosi memiliki pesan. Jika dipendam terus bisa membuat emosi negatif tersebut menumpuk. Nah, jangan sampai kamu memendam emosi negatif ya!

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Setelah mengenal apa itu toxic positivity, apa ya yang bisa kita lakukan agar tidak menjadi orang yang toxic? Kamu bisa memulai dari mendengarkan. Jadi setiap kali ada yang bercerita, kamu bisa mendengar dulu. Dari pada langsung memberi saran. Kemudian kamu bisa merespon seperti ini:

How do you feel? 

Ok I understand. 

How can I help to make you feel better? 

Contoh kalimat itu dapat kamu gunakan jika ada teman yang sedang bersedih. Jadi kamu bisa menggantikan kalimat-kalimat seperti “be positive” atau “bersyukur saja”.

Baca Juga: Pengertian, Rumus dan Contoh Simple Past Tense

Itu dia penjelasan dari Toxic Positivity. Semoga setelah mengenal hal ini kamu bisa belajar banyak ya! Nah, hal lain yang bisa kamu pelajari adalah bahasa Inggris. Jika kamu tertarik untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kamu, gabung ke Wall Street English!

Di sana kamu bisa belajar bahasa Inggris dengan program-program yang menyenangkan! Tidak perlu khawatir jika harus keluar rumah karena kamu bisa memilih untuk belajar di center atau di rumah. Dengan metode belajar menggunakan digital learning platform, dijamin kamu tidak akan bosan! Proses belajar akan dibimbing oleh native English teacher jadi kamu bisa berkonsultasi. Gabung sekarang juga di sini!

Baca juga artikel menarik lainnya

5W+1H dalam Pertanyaan Bahasa Inggris, Bagaimana Penempatannya?

Aug 7, 2020

5W+1H merupakan singkatan dari who, where, when, what, why, dan how. Sama seperti dalam bahasa…

As If dan As Though: Bagaimana Cara Penggunaannya?

Aug 6, 2020

Sama seperti bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris pun ada beberapa kata sambung yang bisa digunakan…

20 Idiom Bahasa Inggris yang Perlu Kamu Ketahui

Aug 5, 2020

Sudah pernah mendengar istilah idiom? Idiom merupakan rangkaian kata berupa ungkapan yang kata-katanya tidak bisa…

Selamat datang di
Wall Street English

Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis dan keuntungan lainnya!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi (021) 526 6370

  • (Pilih 1)
  • (Pilih 1)
WhatsApp Kami