[IDN Times] 5 Hal di Dunia Kerja yang Perlu Skill Bahasa Inggris Mumpuni

Posted on Feb 3, 2020

Sebarkan pos ini

Yuk, improve skill bahasa inggrismu biar lebih pro!

Memang benar bahwa sudah banyak orang Indonesia yang dapat berbahasa Inggris dengan baik. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bentuk bahasa Inggris yang mereka gunakan ialah bahasa non formal alias bahasa standar dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, dalam pekerjaan sangat dibutuhkan keterampilan berbahasa Inggris formal yang profesional, lho.

Oleh karena hal inilah, pada Rabu (29/1) Wall Street English di Gandaria City melangsungkan peluncuran program Professional Skills, yang memang bertujuan meningkatkan keterampilan praktis untuk kebutuhan sehari-hari dalam konteks profesional.

Untuk itu, kamu harus bisa menguasai teknis berbahasa Inggris secara formal khususnya dalam 5 aspek di bawah ini kalau mau menjadi seorang pro di kantormu. Penasaran, kan? Yuk, langsung simak ulasannya di bawah!

1. Meetings

Dalam dunia kerja, meeting adalah makanan sehari-hari bagi pebisnis dan pegawai lainnya. Bernegosiasi dengan klien, perkenalan diri, membuat penawaran, memimpin rapat, hingga menghadapi komplain merupakan hal-hal yang biasanya terjadi saat meeting. Inilah mengapa kamu harus bisa menguasai bahasa Inggris profesional untuk diaplikasikan dalam aspek ini.

“Jadi seperti yang aku bilang tadi bahwa walaupun ini tidak fokus untuk grammar, tapi tetep kita- bagaimana cara pakai grammar ketika kita bernegosiasi, seperti itu. Jadi bukan lebih ke ‘okay, ini kenapa pake present simple, kenapa pake past simple,'” ujar Ananda Verani selaku Head of Product and¬†Customer¬†Experience di Wall Street English Indonesia.

2. Presentations

Jika akan mempresentasikan sesuatu, kamu harus bisa menguasai bahasa Inggris formal yang profesional yang berkaitan dengan materi presentasi tersebut. Mulai dari tahap pembuka, menjelaskan visual grafis, membicarakan angka-angka, kecepatan penyampaian materi, menghadapi pertanyaan, hingga menyelesaikan presentasi dengan kesan yang kuat.

“Jadi, ketika kita presentasi tentang product baru atau mungkin sesuatu yang baru kita bisa- mungkin orang nggak fokus ke apa yang kita bilang tapi the way we deliver it. bagaimana cara kita bawain presentasinya. Seperti handling questions misalnya ada yang nanya ‘ini kenapa angkanya turun? kenapa angkanya naik?’ nah itu kita harus tau bagaimana cara kita untuk menyampaikan sesuatu, bukan impolitely, tapi sesuatu yang memang harus disampaikan secara formal dan sopannya seperti apa sih,” ungkap Nanda lagi.

3. Business writing

“Di sini kita mau bilang kalau, ketika kita- bagaimana cara kita menyampaikan sesuatu, orang bisa melihat kita seperti apa, gitu. Jadi professional skills ini- kita juga perlu untuk tahu bahwa gimana caranya untuk memberikan sesuatu yang memang lebih formal, yang memang lebih proper di dalam banyak kesempatan.” imbuh Nanda.

Kalau kamu seorang pebisnis, kamu pasti sudah terbiasa menulis e-mail, surat, undangan bisnis, dan proposal. Dalam menulis hal-hal seperti ini, kamu harus mengetahui dan menguasai teknik menulis profesional dalam bahasa Inggris. Contohnya saja untuk penulisan formal salutations (greetings dan signoff), kamu harus bisa memahami bahasa yang kamu gunakan tepat atau tidak untuk dikirimkan kepada penerimanya.

“Jadi ya tetep, ada beberapa ekspresi yang perlu kita pelajari.” tambahnya lagi.

4. Personal branding

“Bagaimana cara kita untuk mempresentasikan diri kita sendiri ke interviewer, rekan kerja, atau klien,” ujar Nanda.

Kemampuan kamu dalam personal branding akan sangat berguna untuk membantumu mendapatkan pekerjaan impian hingga klien incaran. Dalam hal ini kamu harus bisa mempromosikan diri kamu dengan baik, bahkan kamu harus mengerti kapan kamu bisa show off kemampuan yang kamu miliki, dan tentunya dengan menggunakan bahasa formal yang tepat, sehingga kamu tidak akan terkesan arogan.

“Jadi banyak karyawan Indonesia di kelas-kelas corporate kita, bahwa mereka selalu memberikan pernyataan kaya ‘I’m agree’, gitu. Jadi pada umumnya kita tuh ‘ah, biarin aja deh grammar-nya salah. Biarin aja deh ini formal atau ngga formal yang penting dapet deh maknanya,” jelasnya lagi.

5. Lifestyle

Menurut Wall Street English Indonesia, seseorang bisa menguasai suatu bahasa dengan baik ketika mereka menjadikan bahasa tersebut bagian dari gaya hidup mereka. Khususnya dalam dunia kerja, kopi sudah bisa disebut sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan sekitarnya. Oleh sebab itu, Wall Street English juga menghadirkan inovasi belajar dengan mengadopsi gaya hidup melalui sebuah coffee shop yang disebut Social Club Cafe.

“Kami melihat bahwa kopi merupakan sebuah gaya hidup dan kami juga percaya bahwa kemampuan bahasa Inggris yang baik itu tidak hanya ketika seseorang mampu berbicara bahasa Inggris, mampu menulis bahasa Inggris. Tetapi bahasa Inggris itu sendiri harus menjadi sebuah bagian gaya hidup seseorang.” ungkap Tim Wall Street English.

“Itu ketika akhirnya orang bisa berkomunikasi dengan baik- ketika bahasa Inggris sudah menjadi sebuah bagian dari gaya hidup.” paparnya lagi.

Nah, itulah kelima aspek yang membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris profesional untuk menunjang karier dan bisnis kamu. Kamu juga bisa mempelajari dan melatih kemampuan kamu dalam hal-hal di atas dengan mengikuti program khusus Professional Skills yang diadakan oleh Wall Street English Indonesia ini. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba?

 

source : IDNTimes

WhatsApp Kami