[IDN Times] Wall Street English, Tempat Belajar Bahasa Inggris yang Menyenangkan

Posted on Agu 30, 2019

Sebarkan pos ini

IDN Times – Penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris saat ini nampaknya sudah menjadi kewajiban bagi mereka yang ingin bersaing dalam dunia kerja. Keahlian bahasa juga mampu membuat kita lebih fleksibel dalam menghadapi gempuran pihak asing yang datang ke Indonesia.

Untuk menunjang keahlian ini, salah satu lembaga pembelajaran bahasa Inggris, Wall Street English (WSE) kini hadir di Kota Bandung dengan konsep yang lebih menyenangkan.

CEO Wall Street English Indonesia, Kish Gill, mengatakan, WSE sebenarnya sudah ada di Bandung sejak lima tahun lalu dengan menyewa salah satu rumah toko di kawasan Paris Van Java. Namun, guna memberikan kenyamanan yang lebih menunjang bagi para anggota WSE saat ini memindahkan tempat belajar mengajar di gedung tersendiri yang berlokasi di Jalan Sulanjana Nomor 3, sekitar kawasan Dago.

“WSE Dago ini adalah cabang WSE pertama di Indonesia dengan konsep ”independent building” dan juga cabang terbesar di Indonesia dengan bangunan tiga tingkat. Cabang ini dilengkapi dengan fasilitas digital lounge, area social club dan tampilan layaknya co-working space,” ujar Gill saat peresmian gedung, Rabu (28/8).

1. Bandung dan Jawa Barat penting dalam pengembangan bahasa asing

Gill menuturkan, berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang difavoritkan investor. Tercatat jumlah penanaman modal asing (PMA) sepanjang tahun 2018 mencapai 5.57 miliar dolar AS dengan total projek mencapai 4.713.

Di sisi lain, proyeksi Badan Pusat Statistik juga mencatat Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah populasi tertinggi di Indonesia, yaitu mencapai 49.9 juta jiwa pada 2020. Berbagai data ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) di Bandung dan Jawa Barat pada umumnya wajib unggul serta kompetitif untuk menggarap peluang yang ada dan menarik investasi lokal maupun asing.

“Kalau SDM-nya kurang kompetitif maka investasi yang masuk tidak akan maksimal,” ujar Gill.

2. Metode online dan offline jadi andalan

Gill menuturkan, WSE adalah salah satu tempat belajar bahasa Inggris dengan pengalaman Iebih dari 45 tahun dengan 460 cabang yang tersebar di 28 negara. Sejak tahun 2007, Wall Street English hadir di Indonesia dan mendedikasikan diri untuk membuat Indonesia Iebih kompetitif dengan penguasaan bahasa lnggris.

WSE menggunakan metode blended learning yang menggabungkan proses belajar digital yang interaktif dan juga kelas tatap muka yang didukung tenaga pengajar profesional. WSE juga memahami pentingnya menjadikan bahasa Inggris sebuah gaya hidup.

“Oleh karena itu WSE menciptakan komunitas agar anggota dapat berbagi ide, memperluas jaringan pertemanan dan memperoleh akses eksklusif untuk bertemu dengan para ahli di bidangnya,” ujar Gill.

Di Indonesia, WSE memiliki delapan cabang di mana lima di antaranya berlokasi di Jakarta. Kemudian ada di Tangerang, Bandung, dan Surabaya.

3. Ini uang yang harus kalian keluarkan untuk belajar di WSE

Untuk bisa menjadi anggota WSE, biaya yang harus dikeluarkan bermacam-macam. Tergantung dari berapa level yang ingin kita ikuti dan apa tujuan kita belajar bahasa di lembaga ini.

Menurut Gill, untuk biaya paling murah secara standar uang yang dibutuhkan sekitar Rp21-22 juta guna menyelesaikan tiga level dengan waktu sekitar sembilan bulan. Selain itu ada juga kelas untuk satu tahun.

“Yang setahun juga bisa dicicil sekitar Rp1,3 juta per bulan jatuhnya,” kata dia.

Uang sejumlah ini dianggap tidak terlalu besar dengan metode dan target yang diberikan WSE kepada anggota. Bahkan lembaga ini pun akan mengembalikan uang ketika anggota yang bersangkutan merasa tidak ada peningkatan dalam pembelajaran bahasa Inggris.

4. Banyak publik figur yang menjadi member di WSE

Gill mengatakan, WSE saat ini diisi oleh banyak anggota mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga publik figur. Mereka semua belajar dengan metode yang dimiliki WSE dan hasilnya memuaskan.

Salah satu yang masih aktif di WSE adalah Jesica Fitriana yang merupakan Putri Indonesia Pariwisata 2019, Putri Indonesia Jawa Barat 2019, dan Miss Supranational Indonesia 2019. Jesia memilih WSE sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan berbahasa lnggris.

”Saya memahami pentingnya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik untuk membanggakan Indonesia di kancah internasional. Inilah alasan saya bergabung dengan Wall Street English,” ujar Jesica yang turut hadir dalam peresmian ini.

Sejak bergabung di WSE, lanjut Jesica, dia menjadi Iebih percaya diri dalam berbahasa Inggris dan hal ini sangat penting untuk karirnya ke depan. Dia pun mengajak para millennial khususnya untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka dan ikut menjadi SDM Jawa Barat yang unggul.

Sumber:

https://jabar.idntimes.com/life/education/debbie-sutrisno/wall-street-english-tempat-belajar-bahasa-inggris-yang-menyenangkan/full

Tes Inggris
Course Finder
WhatsApp Kami