[Beritasatu.com] Kemampuan Berbahasa Inggris Dorong Kompetensi SDM Indonesia

Posted on Jul 12, 2019

Share this post

Beritasatu.com – Kemampuan dan penguasaan bahasa Inggris menjadi sebuah kebutuhan. Terlebih, kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu syarat utama dalam dunia kerja.

CEO Wall Street English (WSE) Indonesia, Kish Gill, mengatakan, WSE semakin mengukuhkan misinya untuk membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih kompetitif melalui penguasaan Bahasa Inggris yang baik.

“WSE secara resmi mengumumkan kampanye terbaru ‘Say Yes’ sebagai bentuk partisipasi aktif membantu masyarakat agar lebih percaya diri dalam berbahasa Inggris sehingga membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk meraih apa yang dicita-citakan,” kata Kish Gill, dalam konferensi pers kampanye ‘Say Yes’ di Pacific Place, Jakarta, Rabu, (27/2/2019).

Kish Gill mengatakan, tahun ini WSE juga kembali membangun kerja sama dengan Binar Academy, yang merupakan sekumpulan profesional berdedikasi untuk mendidik generasi mendatang yang memiliki semangat belajar dan ingin mencari pengalaman praktis di dunia teknologi digital tidak hanya dalam skala nasional tetapi juga internasional.

“Dalam kerja sama ini, WSE mengirimkan English Trainers terbaiknya untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris para murid Binar Academy Bootcamp di Batam agar memiliki kompetensi Bahasa Inggris secara profesional,” tambah Kish Gill.

Menurut Kish Gill, melalui kampanye ‘Say Yes’ dan kemitraan strategis serta peningkatan layanan secara digital, WSE ingin agar masyarakat Indonesia menjadi lebih percaya diri dalam berbahasa Inggris.

“Sehingga, sumber daya manusia Indonesia menjadi lebih kompetitif baik dalam tingkat lokal maupun internasional,” tandas Kish Gill.

Founder dan President Director Binar Academy, Alamanda Shantika, menambahkan, penguasaan bahasa Inggris sangat penting dalam dunia kerja. Pasalnya, kalangan profesional dituntut untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik.

“Saya sendiri sempat merasakan tidak percaya diri ketika bertemu dengan orang India yang memiliki aksen bahasa Inggris berbeda. Untungnya, saat mengikuti pendidikan di WSE, saya diajarkan untuk belajar dengan berbagai aksen,” kata Alamanda.

Alamanda menambahkan, dengan kemampuan berbahasa Inggris yang baik, tentu akan meningkatkan kepercayaan diri seseorang, khususnya dalam dunia kerja. Meski demikian, masih banyak kalangan masyarakat Indonesia yang menganggap pendidikan bahasa Inggris bukanlah sebuah investasi.

“Sayangnya, masih banyak kalangan yang memilih menghabiskan uang untuk produk atau barang dibandingkan investasi untuk pendidikan,” tandas Alamanda.

 

Sumber:

https://www.beritasatu.com/gaya-hidup/540436-kemampuan-berbahasa-inggris-dorong-kompetensi-sdm-indonesia.html

Tes Inggris
Course Finder
WhatsApp Kami