Home Lifestyle   7 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi

7 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi

Sep 4, 2020

Kesehatan mental merupakan salah satu masalah besar yang masih disepelekan oleh orang lain bahkan diri sendiri. Bahkan beberapa di antara kita masih suka denial dengan perasaan atau kejiwaan yang kita rasakan sendiri. Di masa sulit seperti pandemi ini sudah sebaiknya kita menjaga kesehatan mental diri kita sendiri terlebih dahulu. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika kamu sudah mulai merasa mental breakdown. Bagaimana cara menjaga kesehatan mental di masa pandemi?

Melakukan Aktivitas Fisik

Dilansir dari Alodokter, aktivitas fisik ampuh untuk menjaga kesehatan mental kita. Berbagai olahraga ringan, seperti lari kecil atau lompat di tempat, dapat kamu lakukan selama menjalani karantina di rumah. Dengan melakukan aktivitas fisik, tubuh akan memproduksi hormon endorfin yang dapat meredakan stres, mengurangi rasa khawatir, dan memperbaiki mood. Latihan peregangan dan pernapasan juga bisa membantu kamu untuk menenangkan diri, lho! Jangan lupa juga untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan sistem imun.

Mengonsumsi Makan Bergizi

Tahukah kamu bahwa kesehatan mental bisa dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi? Konsumsilah makanan yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat. Beragam nutrisi ini bisa kamu dapatkan dari berbagai buah-buahan, sereal, sayuran, makanan laut, daging, kacang-kacangan, serta susu. Makanan yang bergizi yang masuk ke tubuh akan berbanding lurus dengan kesehatan mentalmu, lho! Terlalu banyak junk food dan msg akan membuat mood kamu menjadi tidak baik dan bahkan bisa memicu depresi.

Baca juga: 10 Film Inspiratif untuk Menambah Semangat Kamu

Lebih Bijak Memilah Informasi

Dengan semakin cepatnya jaringan internet, distribusi berita yang ada di media online atau media sosial pun semakin cepat. Bahkan banyak juga berita yang kebenarannya tidak bisa dipercaya. Maka dari itu, bijaklah memilah informasi yang ingin kamu terima atau tidak. Kamu memiliki kontrol penuh untuk mengonsumsi berita yang tersebar di internet sehingga kamu bisa melakukan filter secara manual. Jika kamu merasa capek dengan berita di internet, kamu bisa memulai untuk detox sosmed untuk merefreshkan pikiran kamu. Konsumsilah berita-berita atau konten yang bisa memberikan kesenangan dan kenyamanan dalam hati.

Menjaga Komunikasi dengan Orang Terdekat

kesehatan mental

Sumber: Canva

Jangan lupa untuk selalu menjaga komunikasi dengan keluarga atau sahabat. Kamu bisa meluangkan waktu untuk selalu menghubungi orang-orang terdekat melalui telepon, chat, bahkan video call. Intensitas bertemu yang semakin sulit akan membuat kamu rindu untuk bertemu mereka. Maka dari itu, kamu bisa membuat jadwal bersama di mana kamu bisa melakukan video call bersama dengan aktivitas-aktivitas seru. Misalnya kamu bisa lakukan arisan online, main game online, atau bahkan hanya sekadar cerita atau curhat. Masih banyak orang yang menganggap berkeluh kesah tidak bermanfaat, padahal hal ini akan membuat perasaan kita jauh lebih tenang. Saling support juga bisa membuat kesehatan mental terjaga. Selain dengan perkataan, kamu juga bisa saling mengirim makanan untuk menjaga silaturahmi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Toxic Positivity dan Dampak Bagi Kesehatan

Mengubah Rutinitas

Rutinitas atau kebiasaan yang kita lakukan secara berulang biasanya akan membuat kita menjadi bosan, lelah, bahkan bisa membuat kita menjadi stress. Maka dari itu, kamu bisa menambahkan rutinitas baru di dalam keseharian kamu. Kamu bisa ingat-ingat kembali hobi-hobi lama yang sudah lama tidak kamu lakukan. Mungkin bisa melukis, memasak, membuat kue, bahkan bermain video games. Dengan kamu mengubah rutinitas, kamu bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi rasa jenuh.

Baca juga: Video Lucu di Internet Baik untuk Kesehatan? Apakah Betul?

Belajar Hal Baru

Jika kamu perhatikan, banyak sekali orang di sekitar kamu yang belajar hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Misalnya seperti ikutan webinar, belajar jualan, bahkan mungkin belajar bahasa asing. Kegiatan ini bisa kamu coba untuk mengurangi rasa bosan dan menambah wawasan. Banyak sumber yang sudah menyediakan kemudahan jika kamu ingin belajar bahasa asing seperti contohnya WSE GO (Wall Street English Goes Online). Program ini menyediakan metode pembelajaran terbaik dengan harga yang terjangkau dibandingkan dengan kursus konvensional yang biasanya kamu lakukan. Hanya berbekal gadget dan internet, kamu bisa belajar di mana saja dan kapan saja dengan bimbingan para native trainers yang profesional.

 

Baca juga artikel menarik lainnya

Whether dan If: Penggunaan, Perbedaan, dan Contoh Kalimatnya

Sep 25, 2020

Walaupun sama-sama digunakan dalam kalimat pengandaian, whether dan if ternyata tidak bisa digunakan secara sembarangan.…

Prepositional Phrase: Definisi, Jenis, dan Contoh Penggunaannya

Sep 25, 2020

Jika kita belajar membuat kalimat bahasa Indonesia, pasti kamu sudah tidak asing dengan struktur kalimat…

Auxiliary Verb: Definisi dan Contoh Penggunaannya dalam Kalimat

Sep 24, 2020

Dalam penggunaan kalimat bahasa Inggris, pastinya ada beberapa kalimat yang menggunakan imbuhan do, have, dan…

Selamat datang di
Wall Street English

Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis dan keuntungan lainnya!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi (021) 526 6370

  • (Pilih 1)
  • (Pilih 1)
WhatsApp Kami