7 Tips Jitu dalam menghadapi Writing Tes TOEFL

Jun 12, 2017
Share on facebook
Share on twitter
Sesi menulis merupakan salah satu bagian dari Tes TOEFL yang dianggap paling sulit oleh banyak orang.

Mungkin anda boleh memiliki struktur grammar yang baik dan banyak ide yang bisa dituangkan di dalam tulisan, tetapi jika anda tidak mengetahui cara menulis dengan baik maka hasil tulisan anda tidak akan memiliki struktur dan pesan di dalam tulisan pun tidak dapat tersampaikan. Hal tersebut yang menyebabkan banyak orang mendapatkan skor rendah pada sesi writing tes TOEFL. Oleh karena itu, mengetahui dasar-dasar dalam membuat tulisan akan memudahkan anda untuk mendapatkan skor TOEFL yang diharapkan.

Berikut adalah beberapa tips sukses menulis dalam TOEFL test!

  1. Perhatikan Instruksi dalam Pertanyaan

Sebelum mulai membuat tulisan, perhatikan apa yang ditulis didalam pertanyaannya. Jika diminta untuk menuliskan pendapat anda, maka tulislah apa yang anda pikirkan mengenai topik tersebut. Jangan tuliskan apa yang orang lain pikirkan. Begitu juga sebaliknya.

 

  1. Gunakan Kalimat Sederhana

Seorang penulis yang baik harus mampu mengemukakan maksud tulisan dengan menggunakan kalimat yang pendek dan sederhana. Penggunaan kalimat yang berbelit-belit merupakan tanda bahwa anda mengalami kesulitan dalam menuangkan ide ke dalam tulisan. Selain itu, kalimat pendek juga akan meminimalkan grammatical mistakes.

 

  1. Pahami Struktur Tulisan yang Baik

Struktur tulisan dalam tes TOEFL secara umum terdiri dari pendahuluan (Introduction), isi (body) dan Kesimpulan (Conclusion). Dengan mengetahui dasar ini akan memudahkan anda dalam menuangkan ide ke dalam tulisan.

 

  1. Tulislah Thesis Statement

Thesis Statement merupakan bagian yang sangat penting dalam menulis sebuah esai. Thesis Statement adalah kalimat yang memuat ide pokok untuk keseluruhan sebuah tulisan. Tidak menuliskan sebuah Thesis Statement merupakan salah satu kesalahan terbesar yang anda lakukan dalam membuat tulisan. Jangan lupa ya!

 

  1. Jangan Gunakan Kata Penghubung untuk Mengawali Kalimat

Hindari penggunaan kata penguhubung seperti and, but, dan because untuk memulai sebuah kalimat. Penggunaan kata penghubung dalam Bahasa Inggris hanya untuk menghubungkan kalimat, bukan untuk memulai.

 

  1. Perbanyak Penggunaan Kalimat Aktif

Dalam Bahasa inggris, penggunaan kalimat aktif dianggap memberikan efek yang lebih kuat dibandingkan dengan kalimat pasif.

Contoh kalimat: Aktif – Monkeys eat fruits.

Pasif – Fruits are eaten by monkeys.

Penggunaan kosakata yang lebih sedikit merupakan salah satu syarat membuat kalimat efektif. Jadi, gunakanlah kalimat aktif sesering mungkin dalam menulis esai.

 

  1. Pelajari Penggunaan Tanda Baca

Tanda baca seperti koma, titik dua, dan tanda seru merupakan hal kecil yang sebenarnya memiliki esensi yang sangat penting dalam sebuah tulisan. Perlu diketahui bahwa penggunaan tanda baca biasanya berbeda-beda di setiap Bahasa. Pelajari dasarnya dan anda siap untuk membuat tulisan yang baik.

Dengan menguasai tips diatas sepertinya anda sudah siap untuk mengikuti tes TOEFL dan mendapatkan skor sesuai harapan. Jika anda ingin lebih percaya diri, anda dapat mengikuti pembekalan intensif seperti TOEFL Preparation.

More News

May 11, 2021
English Tips

Parallel Structure: Definisi, Contoh, dan Cara Penggunaannya

May 11, 2021
Vocabulary

Appositive Phrase: Definisi, Contoh, dan Cara Penggunaannya

May 7, 2021
Vocabulary

Reflexive Pronoun: Definisi, Contoh, dan Cara Penggunaannya

May 4, 2021
Vocabulary

Positive Degree: Pengertian, Contoh, dan Cara Penggunaannya

Apr 30, 2021
Vocabulary

Independent Clause: Definisi, Contoh Kalimat, dan Penggunaan

Apr 26, 2021
Business & Career

Public Speaking: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menguasainya