Home English Tips   TOEFL vs IELTS: Apa sih Perbedaannya?

TOEFL vs IELTS: Apa sih Perbedaannya?

Jun 7, 2017

Jika anda bukan seorang Penutur bahasa Inggris asli, sudah dapat dipastikan bahwa anda harus mengikuti Tes Bahasa Inggris sebagai persyaratan untuk dapat belajar di universitas luar negeri yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Terdapat 2 jenis Tes Bahasa Inggris yang sudah diakui dibanyak negara yaitu International English Language Test System (IELTS) dan Test of English as a Foreign Language (TOEFL).

TOEFL dan IELTS adalah dua yang terpopuler dari sekian banyak Tes Kemampuan Bahasa Inggris bagi para Non-Native Speaker. Kedua tes tersebut akan menguji kemampuan dasar anda seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar. Namun, terdapat perbedaan yang khusus dari kedua tes tersebut dalam hal struktur, nilai dan pendekatan yang dilakukan. Perbedaan TOEFL dan IELTS yang paling mencolok adalah bagaimana tes tersebut dilakukan, tes TOEFL sudah berbasiskan komputer/digital sedangkan IELTS masih menggunakan tes tertulis diatas kertas.  Oleh sebab itu, ada banyak perbedaan besar yang dapat dilihat secara gamblang, terutama di bagian speaking.

Silahkan baca panduan kami mengenai perbedaan antara IELTS dan TOEFL untuk membantu dalam menentukan tes yang terbaik untuk anda.

Apa itu IELTS?

IELTS adalah tes bahasa inggris yang digunakan untuk keperluan pendidikan, imigrasi dan keperluan ketenagakerjaan. Saat ini, IELTS diterima di lebih dari 9.000 lembaga di 130 negara. Bersama-sama dikelola oleh the British Council, University of Cambridge ESOL Examinations dan IDP Education Australia, IELTS menggunakan bahasa inggris British, dan lebih banyak diminati oleh Britania Raya dan lembaga-lembaga yang tergabung di negara persemakmuran.

Seperti New Zealand dan Australia. Tergantung pada persyaratan dari program studi yang anda ambil, anda kemungkinan harus mengambil salah satu diantara IELTS atau tes akademik. IELTS adalah tes tertulis, yang akan memakan waktu selama kurang lebih dua jam 45 menit.

Apa itu TOEFL?

Tes TOEFL adalah sebuah tes yang akan menguji kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris secara khusus seperti anda sedang berada di ruang kelas ataupun kampus. TOEFL sendiri sudah diterima oleh lebih dari 8.500 lembaga di 130 negara, termasuk UK, Amerika Serikat, Australia dan termasuk didalamnya 100 Universitas terbaik di dunia. TOEFL dikelola oleh organisasi yang berpusat di Amerika Serikat yaitu Education Testing Service, oleh karena itu TOEFL menggunakan American English. Tes ini lebih banyak diminati oleh lembaga-lembaga Amerika Serikat.

TOEFL sendiri berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Sebelum tahun 2006, tes TOEFL tersedia sebagai tes tertulis. Tetapi, saat ini IBT (Internet-Based TOEFL) adalah jenis tes yang paling banyak digunakan. TOEFL dalam bentuk tes tertulis hanya tersedia di beberapa area yang tidak memiliki fasilitas Internet.

Perbedaan Toefl dan Ielts Secara Umum

Selain perbedaan dari ragam bahasa Inggris yang digunakan, jenis pertanyaan dalam tes TOEFL secara keseluruhan adalah dalam bentuk pilihan ganda, sedangkan tes IELTS mengharuskan anda untuk merespon/menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan jawaban singkat, dan menulis essay pendek. Dapat diketahui bahwa pengerjaan IELTS secara signifikan memang lebih sebentar dibandingkan dengan TOEFL, hanya sekitar 2 jam 40 menit dibandingkan dengan TOEFL yang memerlukan waktu hingga 4 jam penuh.

Hanya ada satu jenis TOEFL yang seluruh proses pengerjaannya dilakukan dengan menggunakan computer, sedangkan TOEFL dengan bentuk tes tertulis dibagi lagi menjadi dua jenis. Mahasiswa yang mendaftar untuk program pendidikan tinggi diwajibkan untuk mengikuti tes IELTS akademis, sedangkan ujian Pelatihan Umum dikhususkan bagi mereka yang memiliki keperluan imigrasi ataupun persyaratan kerja.

IELTS dan TOEFL sangat menyukai keragaman pola pikir dan bagaimana anda menyelesaikan masalah. Karena TOEFL terdiri dari pertanyaan dengan pilihan ganda, siswa harus dapat berpikir secara analitis untuk mengira-ngira perbedaan yang terdapat di pilihan tersebut. Sedangkan IELTS lebih mengharuskan anda menggunakan kemampuan memori anda, dan bagaimana anda sebagai seorang siswa dihadapkan dengan banyaknya ragam pertanyaan yang berbeda-beda.

Susunan Tes/Ujian

Speaking

Bagian ini mungkin merupakan perbedaan yang paling mencolok diantara kedua jenis tes diatas. Walaupun keduanya memiliki komponen speaking, ujian speaking dalam tes IELTS akan langsung dilaksanakan secara tatap-muka dengan seorang penguji. Sedangkan dalam TOEFL, anda hanya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan melalui headphone, lalu anda akan merekam jawaban melalui microphone yang kemudian akan dikirimkan ke enam orang pemeriksa.

Jadi, nilai speaking dalam tes IELTS anda hanya akan ditentukan oleh satu orang saja. Sesi tersebut akan berlangsung selama 11-14 menit saja, dan tidak selalu dilakukan di hari yang sama dengan bagian tes lainnya. Sedangkan pada tes TOEFL, sesi speaking akan berlangsung selama 20 menit dan akan selalu dilakukan di hari yang sama.

Jika tes IELTS mengutamakan logat dan ragam bahasa Inggris yang berbeda-beda, TOEFL hanya akan menggunakan ragam American English.

Writing

TOEFL memiliki komponen writing yang berbeda jauh dengan tes tertulis pada IELTS. TOEFL mengharuskan anda untuk menyelesaikan dua tugas, yang pertama adalah untuk membuat sebuah essay yang terdiri dari lima paragraf dengan kisaran 300-350 kata. Untuk tugas yang kedua, anda harus mencatat atau membuat catatan dari sebuah kutipan pembicaraan, lalu anda harus membuat respon terhadap topik tersebut dengan menuliskannya kedalam paragraph dengan kisaran 150-225 kata. Sesi writing pada IELTS juga memiliki dua komponen, yang pertama adalah sesi dimana anda diharuskan untuk merangkum dan menjelaskan kembali terhadap informasi yang ada pada grafik, table maupun diagram. Tugas yang kedua, anda harus menuliskan respon sebanyak 200-250 kata yang mencerminkan pandangan dan pendapat anda, ataupun dapat berisi perintah bagi anda untuk menulis respon kedalam gaya bahasa tertentu.

Reading

Ujian membaca dalam kedua tes diatas sebenarnya cukup serupa. Sesi reading pada tes TOEFL terdiri tiga hingga lima wacana yang harus anda selesaikan dalam waktu 20 menit, masing-masing berisi konten akademis yang biasanya sering anda temui di kelas. Anda harus menjawab pertanyaan pilihan ganda untuk menguji seberapa jauh anda memahami isi bacaan.

Sedangkan, sesi Reading pada IELTS terdiri dari tiga bagian. Masing-masing dengan waktu pengerjaan selama 20 menit. Bacaan berisi topik akademis pada umumnya, tetapi diisi dengan jenis pertanyaan yang lebih luas seperti ‘Isilah celah bacaan’ hingga jawaban singkat. Pertanyaan tersebut juga dibuat untuk menguji seberapa jauh anda memahami sebuah bacaan berdasarkan penggunaan bahasa, ide pokok, dan gaya bahasa.

Listening

Perbedaan yang paling mencolok dari kedua jenis tes diatas adalah pada bagian Listening. Sesi listening pada TOEFLS berlangsung selama 40-60 menit, dan melibatkan anda dalam sebuah situasi pembelajaran di kampus atau percakapan di universitas. Anda diharuskan untuk membuat catatan sembari mendengarkan rekaman, kemudian anda akan dihadapkan dengan pertanyaan pilihan ganda. Yang berbeda dalam sesi listening IELTS, anda dapat menjawab pertanyaan sambil mendengarkan rekaman yang sedang berlangsung. Selanjutnya anda juga harus menyelesaikan berbagai jenis latihan dengan durasi yang berbeda-beda pula. Listening pada IELTS test adalah 30 menit lamanya, dan topik yang diambil adalah 50% akademis dan 50% sosial.

Baca Juga: 7 Tips Jitu Menghadapi Tes TOEFL

Scoring

Bagian speaking dan writing pada TOEFL dinilai berdasarkan bagaimana hasil mereka secara keseluruhan, termasuk dari rentang kosakata, gaya penulisan dan tata bahasa Anda. Sedangkan IELTS dinilai berdasarkan pada nilai pada masing-masing sesi yang terpisah seperti penggunaan logika, kohesi, tata bahasa dan kelancaran Anda.

Misalnya, sebuah essay dengan perkembangan logika yang baik tetapi memiliki tata bahasa yang buruk akan mendapat nilai lebih tinggi dalam ujian TOEFL, sedangkan essay dengan tata bahasa dan kosa kata yang kuat tetapi lemah dalam mengekspresikan sebuah gagasan akan lebih baik menurut kriteria IELTS.

Nah, ingin mempersiapkan diri untuk tes TOEFL / IELTS? Tes bahasa Inggris mu sekarang untuk tahu sejauh mana kemampuan kamu. Tes di sini yuk, gratis!

Summary
TOEFL vs IELTS: Apa sih Perbedaannya?
Article Name
TOEFL vs IELTS: Apa sih Perbedaannya?
Description
Perbedaan TOEFL vs IELTS
Author
Publisher Name
Wall Street English
Publisher Logo

Baca juga artikel menarik lainnya

Bahasa Inggrisnya “yang”, Contoh, dan Cara Penggunaannya

Nov 28, 2020

Dalam bahasa Indonesia, “yang” adalah sebuah kata yang bisa dipakai dalam situasi apapun untuk merujuk…

Since vs For: Perbedaan dan Contoh Penggunaan Kalimatnya

Nov 26, 2020

Penggunaan for dan since dalam kalimat bahasa Inggris kadang membuat kita keliru. Dengan arti yang…

Adjective Order: Pengertian, Contoh, dan Cara Penggunaannya

Nov 26, 2020

Kata sifat merupakan salah satu materi bahasa Inggris dasar yang perlu kamu ketahui dan pelajari…

Selamat datang di
Wall Street English

Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis dan keuntungan lainnya!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi (021) 526 6370

  • (Pilih 1)
  • (Pilih 1)
WhatsApp Kami