Home English Tips   Narrative Text dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Struktur dan Contohnya

Narrative Text dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Struktur dan Contohnya

Sep 14, 2020

Jika dalam artikel lalu Wall Street English membahas mengenai report text, kali ini kita akan mendalami mengenai jenis teks lainnya, yaitu narrative text. Narrative text merupakan salah satu jenis teks bahasa Inggris yang memiliki tujuan untuk menghibur pembaca tentang suatu kisah atau cerita. Lalu, bagaimana contoh, cara penggunaan, dan juga strukturnya?

Definisi Narrative Text

Pasti di antara kalian sering membaca tulisan fiksi dalam bentuk cerpen, dongeng, novel atau buku cerita bukan? Dalam bahasa Indonesia, tulisan-tulisan ini disebut sebagai teks narasi yang tujuan dibutanya untuk menghibur para pembacanya. Sama halnya dengan bahasa Inggris, tulisan ini disebut sebagai narrative text. Narrative text merupakan sebuah tulisan yang disampaikan secara kronologis, sehingga para pembaca akan lebih cepat dalam memahami isi cerita.

Target pembaca dari narrative text biasanya berbeda-beda. Jika ditargetkan untuk anak-anak balita sampai dengan sekolah dasar, biasanya cerita akan memiliki nilai-nilai positif yang bisa dipetik. Tulisan ini biasanya bisa ditemui dalam buku cerita atau pada ujian bahasa Inggris di sesi reading. Genre yang bisa ditulis dalam narrative text juga beragam, di antaranya adalah:

  • Fairytale 
  • Fable
  • Myth
  • History
  • Romance
  • Horror

Baca juga: American English VS British English: Apa Saja Perbedaannya?

Karakteristik Narrative Text

Untuk lebih memahami penggunaan narrative text dalam penulisan paragraf bahasa Inggris, ada baiknya kita mendalami karakteristik dari narrative text. 

Specific character

Dalam sebuah narasi, pengarang pastinya akan menciptakan specific character atau karakter spesifik sebagai tokoh utama dalam cerita. Tak hanya tokoh utamanya saja, namun semua karakternya biasanya ditulis dengan jelas mulai dari nama, bentuk, warna, dan juga wataknya. Contohnya: Ariel si putri duyung, Kurcaci yang memiliki sifat berbeda, Moana yang pemberani, Bing Bong si gajah pink yang ceria, dan sebagainya

Past tense

Dikarenakan tulisan dalam narrtive text merupakan sebuah fiksi atau imajinasi, maka dari itu grammar yang digunakan adalah past tense. Biasanya grammar ini sangat kentara jika kamu membaca legenda atau dongeng yang memiliki setting zaman dahulu kala.

Time conjunction and adverb of time

Sesuai yang sudah dijelaskan di atas, narrative text ditulis secara runut berdasarkan kronologi waktu. Maka dari itu dibutuhkan time conjuction sebagai penghubung waktu untuk menjelaskan kronologi dari sebuah kejadian. Misal: When, before, after, dan lainnya. Sedangkan adverb of time juga dibutuhkan dalam menulis narrative text dengan tujuan menunjukkan waktu terjadinya sebuah peristiwa. Misal: Once upon a time, one day, dan lainnya.

Action verb

Penggunaan action verb dalam narrative text adalah salah satu karateristik yang perlu diingat. Action verb ini merupakan kata kerja yang menunjukkan sebuah tindakan dari karakter yang ditulis dalam sebuah narasi. Dikarenakan grammar yang digunakan dalam narrative text berbentuk past tense, maka action verb juga ditulis dalam bentuk kedua. Misalnya: Laughed, cried, walked, swam, said, married, dan lainnya.

Direct speech

Jika kamu membaca sebuah narasi, pastinya kamu akan memperhatikan adanya kutipan yang diambil dari percakapan karakter dalam cerita. Hal ini disebut juga sebagai direct speech. Dialog antar karakter ini sangat penting untuk ditulis dalam sebuah cerita agar cerita bisa terlihat lebih ‘hidup’ dan tidak monoton. Selain itu, hal ini juga akan mempermudah pembaca untuk memahami isi ceritanya.

Baca juga: Perkenalan dalam Bahasa Inggris, Bagaimana Contohnya?

Struktur Narrative Text

narrative text

Sumber: Canva

Tak hanya dengan rentetan waktu yang urut, narrative text juga ditulis dengan struktur yang berurutan. Apa saja itu?

Orientation

Apa yang kamu tangkap saat pertama kali membuka sebuah narrative text? Pembukaan? Pendahuluan? Nah, ini disebut sebagai orientation. Orientation merupakan salah satu ciri khas atau struktur narrative text yang pasti ditulis di pembukaan atau awal sebuah cerita. Dalam orientation biasanya dimulai dengan pengenalan para karakter, kapan terjadinya sebuah peristiwa, latar belakang cerita, dan penjelasan lainnya agar pembaca paham dan kenal dengan dimensi dalam cerita.

Complication

Jika selesai dengan pengenalan, biasanya sebuah narasi pasti memiliki konflik atau masalah yang disebut juga sebagai klimaks dalam bahasa Indonesia. Bagian permasalahan ini merupakan struktur narrative text yang bisa disebut juga sebagai complication. Masalah yang disampaikan dala narasi biasanya melibatkan karakter utama dalam sebuah cerita. Dalam bagian ini pembaca biasanya sudah mulai mengetahui siapa aja tokoh antagonis dan protagonis.

Resolution

Masalah sudah terjadi, akhirnya kita sampai di penutup sebuah cerita yang disebut sebagai resolution. Biasanya dalam bagian ini ada penyelesaian dari masalah yang ada di bagian complication tadi. Masalah yang diselesaikan dapat menjadi lebih baik atau malah lebih buruk. Nantinya sebuah cerita akan memiliki happy ending atau sad ending. Namun, terkadang sebuah cerita bisa juga menjadi twisting ending bahkan ending yang ‘menggantung’ untuk mempertahankan minat dan ketegangan bagi pembacanya. Biasanya, teks yang memiliki ending ini terdapat pada genre mysteries, thriller, atau horror.

Re-orientation

Walaupun sudah ada penutup atau penyelesaian dari sebuah masalah, ada juga bagian re-orientation yang bersifat opsional. Bagian ini tidak selalu ada dalam sebuah tulisan fiksi karena biasanya hanya berisi mengenai pelajaran moral, saran, atau pengajaran dari penulis.

Contoh Narrative Text

Untuk lebih jelasnya, mari lihat contoh narrative text di bawah ini:

Once upon a time, there lived a girl named Cinderella. She lived with her stepmother and two stepsisters. The stepmother and her two daughters didn’t like Cinderella. They treated Cinderella very badly. Cinderella usually did the hardest works in the house; such as scrubbing the floor, cleaning the pot and pan and preparing the food for the family, and so on.

One day, a ball was to be held by the royal family of the kingdom to find the Prince’s spouse. Cinderella wanted to go to the ball but her stepmother asked her to stay at home and do the house works. Cinderella cried. Then there was a fairy godmother standing beside her.

“Why are you crying, Cinderella?”, the fairy godmother asked.

“Because I want to go to the ball but my stepmother insists me to stay at home. Besides, I don’t have any beautiful dress” said Cinderella.

Then the fairy turned Cinderella’s ugly dress became the most beautiful dress and with beautiful slippers. The fairy also turned a pumpkin into a parking coach and the mice become six white horses. Cinderella finally could go to the ball but she had to come back before midnight before the spell ended.

Baca juga: As If dan As Though: Bagaimana Cara Penggunaannya?

Ternyata, banyak hal menarik yang bisa diulik dalam bahasa Inggris. Jika kamu masih ingin tahu mengenai bahasa Inggris, kamu bisa ikutan program WSE GO (Wall Street English Goes Online) yang memilki banyak kelas yang bisa kamu ikuti. Dengan bimbingan dari para native trainers yang terlatih, perkembangan belajar bahasa Inggris kamu akan jauh lebih cepat.

 

Kamu bisa memulai juga dengan mengetaui level bahasa Inggris kamu. Yuk, isi kuis di bawah ini agar tahu tingkat bahasa Inggris kamu!

Baca juga artikel menarik lainnya

Hortatory Exposition: Definisi, Rumus, Struktur, dan Contohnya

Sep 23, 2020

Tak hanya buku saja yang memiliki genre, jenis tulisan atau teks dalam bahasa Inggris ternyata…

Tongue Twister dalam Bahasa Inggris: Cara Melatih Pronunciation

Sep 21, 2020

Pembelit lidah alias tongue twister bukanlah hal yang asing dalam kehidupan kita. Permainan ini biasanya…

Adjective Clause: Definisi, Rumus, dan Contoh Penggunaannya

Sep 19, 2020

Pastinya kamu sudah familiar dengan istilah adjective kan? Adjective merupakan kata lain dari kata sifat…

Selamat datang di
Wall Street English

Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis dan keuntungan lainnya!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi (021) 526 6370

  • (Pilih 1)
  • (Pilih 1)
WhatsApp Kami