Weekly Grammar: Mengenal First Conditional dan Contohnya

May 2, 2019
Share on facebook
Share on twitter

Hai, Wallstreeters! Di minggu lalu kita sudah membahas mengenai apa itu Zero Conditional beserta contohnya. Nah, di kesempatan Weekly Grammar kali ini, kita akan membahas jenis conditional yang lain dalam bahasa Inggris, yaitu First Conditional. Sebagai conditional yang paling umum dijumpai, kita tentu sering sekali menemukannya dalam percakapan bahasa Inggris, baik dalam pekerjaan atau kegiatan sehari-hari lainnya. Yuk, langsung scroll ke bawah saja untuk memulai!

Mengenai First Conditional

First conditional digunakan untuk menyatakan konsekuensi di masa depan yang terjadi dari kemungkinan yang realistis di masa yang sekarang atau masa depan. Contohnya:

If I miss the train, I’ll take the next one. (Jika saya ketinggalan kereta, maka saya akan naik kereta berikutnya.)

Dari kalimat tersebut kita dapat melihat bahwa klausul pertama dari kalimat tersebut (If I miss the train) memiliki kemungkinan sebesar 50% untuk terjadi. Dan jika hal tersebut benar terjadi, maka klausul yang kedua 100% pasti akan terjadi.

Menggunakan First Conditional

Untuk membuat kalimat dalam first conditional, rumusnya adalah:

If + present simple, will/won’t + verb.

If I pass this exam, I’ll celebrate.

If I pass this exam, I won’t have to do it again.

Sebagaimana conditional lainnya, kita juga dapat membalikkan struktur kalimatnya menjadi:

Will + verb if + present simple.

I’ll celebrate if I pass this exam.

I won’t have to do this exam again if I pass it.

Sebagai alternatif untuk kata will, kita dapat menggunakan modal verb atau imperative untuk melengkapi klausul kedua dalam first conditional. Contohnya:

If it rains, we can’t play tennis.

If it rains, we must postpone our game.

If it rains, wear your waterproof clothing.

Yang terpenting, selalu ingat bahwa dalam first conditional, kita tidak dapat menggunakan will bersama dengan if di dalam klausul yang sama. Will hanya dapat digunakan di klausul yang berbeda dengan if. Contohnya,

Benar: We’ll be pleased if the client accepts our offer.

Salah: We’ll be pleased if the client will accept our offer.

Contoh First Conditional Lainnya

Berikut ini contoh-contoh lainnya dari first conditional:

If you practice frequently, you’ll learn quickly.

If we don’t win today, we’ll be out of the competition.

Your teacher can help if you don’t understand something.

Call me if you’re late.

If she does well in this interview, she’ll get the job.

If you’re hungry, help yourself to whatever you want.

We won’t miss the plane if we hurry.

Our boss will be really pleased if we get this contract.

 

Seperti yang dapat kamu lihat, first conditional dapat digunakan di berbagai situasi, baik di dalam maupun di luar tempat kerja. Jadi, tidak ada ruginya untuk mempelajari hal tersebut agar kemampuan bahasa Inggrismu semakin berkembang, bukan? Supaya bahasa Inggrismu makin terasah, teruslah berlatih dan uji kemampuanmu di sini.

More News

Sep 30, 2022
Business & Career

Cara Melamar Kerja Jika Belum Memiliki Pengalaman Kerja

Sep 28, 2022
Business & Career

7 Sikap yang Harus Dimiliki Seorang Leader di Perusahaan

Sep 23, 2022
Business & Career

5 Hal yang Menjadi Pertimbangan Karyawan Mendapatkan Promosi

Sep 22, 2022
Business & Career

Langkah Perencanaan Karir ini Membuat Kamu Sukses di Masa Depan!

Sep 21, 2022
Business & Career

7 Tips Lengkap untuk Mencapai Karir yang Sukses!

Sep 20, 2022
Business & Career

5 Alasan Mengapa Kegagalan Karir Sering Terjadi di Perusahaan

HUBUNGI KAMI MELALUI WHATSAPP

  • *Syarat & Ketentuan Layanan

HUBUNGI KAMI MELALUI WHATSAPP